Jl. Dewi Sartika Gg Al-Khasiyun No. 22 Kel, Cipayung, Ciputat
0813-9527-8802

24/7 Customer Support

Call: 0813-9527-8802

Free Shipping Jakarta

Call us for information

Money Back Guarantee

45 days return Service

I can say without doubt that your team are a true pleasure to work with. They are easy to communicate with which make process smooth. Highly recommended.

Vijay , ABC infotech

  • Vijay
  • Joth Soe
  • Willium Smith
  • Lora smith

Exclusive This Month

Join 100,321 Happy readers And Get Access To Our Entire Collection Of 1000 ebooks For The Price Of One

We offer a 45 Day Money Back Guarantee, so joining is risk-free!

 
Sign Up Today

New arrivals

Featured Products

staff picks

Latest from our blog

We love to share our thoughts

Buku ini menyuguhkan kajian aspek sejarah, filsafat, dan praktik pendidikan Islam. Setiap bab dirancang untuk menelusuri hubungan antara akal, wahyu, dan amal, sekaligus menyoroti dinamika pendidikan Islam dari masa klasik hingga kontemporer. Proses ini menegaskan bahwa pendidikan Islam bukan sekadar transfer ilmu, tetapi laboratorium peradaban yang membentuk akal, etika, dan kesadaran spiritual secara bersamaan.

Kajian terhadap tokoh-tokoh klasik dan modern memperlihatkan bahwa integrasi antara tradisi dan inovasi merupakan kebutuhan mendesak. Pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan Islam lainnya muncul sebagai pusat reproduksi ilmu, iman, dan budaya yang mampu menyeimbangkan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan zaman. Nilai-nilai Aswaja, epistemologi integratif, dan prinsip moderasi menjadi landasan strategis dalam membentuk kurikulum yang relevan dan transformatif.

Buku ini menekankan urgensi menghadapi tantangan kontemporer, seperti disrupsi teknologi, globalisasi, dan fragmentasi nilai. Pendidikan Islam moderat, humanistik, dan berbasis hikmah menjadi jawabannya. Pendidikan Islam sejatinya bukan sekadar mengajarkan ilmu, tetapi membentuk karakter, kesadaran sosial, dan kemampuan berpikir kritis untuk membangun masyarakat yang adil dan beradab.

Buku ini diharapkan dapat menjadi peta intelektual dan spiritual bagi setiap pembaca yang ingin menelusuri perjalanan pendidikan Islam dalam membangun peradaban masa depan.

Jejak Filsafat dan Sejarah Pendidikan Islam: Refleksi Integratif antara Akal, Wahyu, dan Peradaban
SKU Jejak_Filsafat_dan_Sejarah_Pendidikan_Islam__Refleksi_Integratif_antara_Akal__Wahyu__dan_Peradaban
0

Pesantren dinilai oleh banyak peneliti sebagai lembaga pendidikan tertua dan khas Indonesia. Dalam sejarahnya, pesantren telah memainkan peran cukup penting dalam membangun bangsa, bahkan sejak perjuangan meraih dan mempertahankan kemerdekaan hingga berdirinya republik ini. Pesantren mulanya dikembangkan oleh kelompok Islam yang biasa disebut sebagai Islam tradisionalis, seperti organisasi Nahdhatul Ulama. Namun dalam perkembangannya, kelompok Islam modernis juga mendirikan dan mengembangkan pesantren. Salah satunya adalah ormas Persatuan Islam atau yang sering disingkat dengan Persis. Persis merupakan organisasi Islam yang berdiri pada tahun 1923 yang hingga kini berpusat di Kota Bandung.

Sebagaimana pesantren pada umumnya, Pesantren Persis mengajarkan berbagai mata pelajaran yang menunjang bagi pendalaman Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber ajaran Islam, seperti pelajaran fikih dan ushul fikih, hadis, nahwu-sharaf, balagah-mantiq, tafsir, ulumul Qur’an, akidah-akhlak dan sebagainya. Kitab yang digunakan menggunakan bahasa Arab. Di Pesantren Persis, kitab yang digunakan tidak terikat dengan madzhab tertentu. Pengkajian dan pendalaman ajaran Islam ini sering diisitilahkan dengan tafaqquh fi al-din, yang bermakna, pengkajian secara mendalam atas ajaran agama Islam. Dari proses belajar di pesantren, diharapkan santri memilki pengetahuan dan sikap keislaman yang mumpuni sehingga menjadi bekal dalam menjalani kehidupan. Dan diantara santrinya, diharapkan ada yang menjadi ulama yang luas wawasan keislamannya sebagai pembimbing umat.

Buku ini mengungkapkan karakteristik proses pendidikan tafaqquh fi al-din yang dijalankan di pesantren Persatuan Islam dan implementasinya, serta berbagai aspek yang penting untuk dikembangkan agar kualitas pengajaran agama di pesantren dapat meningkat yang ditunjang dengan sarana dan metode belajar yang lebih baik dan partisipatif. Diuraikan juga tentang sejarah berdiri dan berkembangnya pesantren Persis, corak dan tradisi pesantren Persis serta daya dukung kompetensi guru, kurikulum dan partisipasi santri dalam mewujudkan suksesnya pelaksanaan pembelejaran pendalaman ajaran Islam (tafaqquh fi al-din).

Tafaqquh Fi Al-Din di Pesantren PERSIS: Tradisi, Implementasi dan Upaya Pengembangan
SKU Tafaqquh_Fi_Al-Din_di_Pesantren_PERSIS__Corak__Tradisi___Upaya_Pengembangan
0

Buku ini menyajikan pembahasan mengenai salah satu kaidah hukum yang dikenalkan oleh para ulama ahli fiqih atau hukum Islam, yaitu saddu dzari’ah. Kaidah ini bersifat preventif yaitu bertujuan mencegah lahirnya tindakan mafsadat yang dilarang menurut hukum Islam. Sebuah tindakan yang dapat mendukung atau mengantarkan lahirnya perkara yang haram, maka tindakan tersebut juga adalah sama haramnya.

Saddu dzari’ah merupakan karya ijtihad intelektual para ahli fiqih klasik yang mencerminkan watak fiqih yang dinamis dan responsif terhadap perkembangan situasi kehidupan sosial dan ekonomi yang terus berkembang. Salah satu tokoh yang mengenalkan saddu dza’riah adalah Imam Syafi’I (wafat 204), salah seorang imam dari empat mazhab fiqih dalam Islam.

Buku ini mencoba menjawab pandangan sesungguhnya dari Imam Syafi’i terkait Saddu Dzarîah. Sebagai bentuk perhormatan kepada Imam Syafi’i sebagai deklarator terbangunnya disiplin ilmu ushul fiqh dan sebagai seorang ulama mazhab yang paling banyak pengikut dan karya-karyanya. Sejumlah pandangan para ulama dan pendapat Imam Syafi’i sendiri disajikan dalam buku ini, terutama terkait praktik saddu dzariah di bidang transaksi muamalah maliyah. Analisis tersebut mengantarkan pada simpulan bahwa Imam Syafi’i mengakui saddu dzari’ah. Penulis secara langsung menelusuri dua kitab utama karya Imam Syafi’i, yaitu Al-Umm dan Ar-Risalah, sebagai sumber primer serta kitab Al-Majmu’ karya Imam An-Nawawi sebagai sumber sekunder.

Konsep Preventif Imam Syafi’i Dalam Fiqih Muamalah
SKU Konsep_Preventif_Imam_Syafi___i_Dalam_Fiqih_Muamalah
0

Buku ini mengajak pembaca menyelami mutiara hikmah pesan-pesan ajaran Islam mengenai berbagai aspek, sejak masalah ibadah, akhlak, hingga muamalah. Seperti masalah pernikahan dan keharmonisan keluarga, fiqh ibadah dan hikmahnya seperti amaliah Ramadhan, shalat dan kaitannya dengan moral umat, pentingnya zakat, meraih haji mabrur. Dibahas juga mengenai berbagai permasalahan fiqh muamalah seperti mengenai hutang-piutang, pengelolaan harta menurut Islam, tentang zakat dan wakaf, bahaya riba, kepemimpinan Islam dalam bingkai NKRI, dan sebagainya.

Berasal dari kuliah subuh yang disampaikan penulis di salah satu stasiun Radio Republik Indonesia (RRI), buku ini merefleksikan respon ajaran Islam terhadap problematika yang muncul di tengah kehidupan masyarakat, sehingga pesan-pesan dakwah yang tertuang terasa aktual dengan pendekatan peruasif, dialogis, penuh hikmah dan tutur nasehat yang baik dan santun menyentuh jiwa.

Kumpulan Materi Kuliah Subuh Peneguh Jiwa
SKU Kumpulan_Materi_Kuliah_Subuh_Peneguh_Jiwa
0
Page 1 of 2